[ Mini Kiebo ]
Server: Windows NT DESKTOP-5B8S0D4 6.2 build 9200 (Windows 8 Professional Edition) i586
Path:
D:
/
Download
/
[
Home
]
File: wawancara bu daris.txt
itu gimana buk? Kalo untuk sarana-prasaranasi, memang kita akan melihat di lapangan dulu ya Guyan. Ketika memang ada, oh ini prasnya kurang, oh ini rusak, gitu kan kita nanti rapor dulu, gitu ya kemudian di cek juga, oh ya betul ini jumlahnya berapa sih yang kurang, gitu kan? Ini apa saja yang rusak nasa itu, kita baru mengajukan. Dan setelah dia ajukan ya, cepat sih prosesnya, gitu ya, buya asalkan, tidak minta bangunan, gitu kan? Nggak langsung sulap, ibat-ibat langsung ada gitu. Tapi kayak misalnya infokus, kemudian juga, kayak hal-hal yang kecil, kalau batu baterai kayak gitu, gitu ya, itu pasti selalu cepat gitu, langsung di ASEC gitu, dan langsung beli. Kalau untuk selabinya yang besar-besar itu memang berproses, gitu. Tapi kalau infokus sama cepat sih. Kalau misalnya kan, apa, dari yang perlu proses itu, tapi tetep harus jalan ya, tetep harus dijalanin ini, bagaimana caranya dengan kondisi yang ada, gitu ya. Palingan ya, apa namanya penyelesaiannya sebelum barang itu datang, ya kita perbaikan dulu ya, misalnya seperti layarnya ini, tiba-tiba kuning, gitu kan? Kita mencoba dulu untuk perbaikan baru sela itu, baru lah kita ganti, ketika memang itu sudah tidak bisa diperbaiki sama sekali. Kalau pun ketika kita dosian lagi ngajar di kelas, tidak bisa menggunakan LCD, ya kan masih ada metode lain, gitu ya. Kita bisa dengan menggunakan laptop atau misalnya pegang HP, karena kan percentasi bisa diserakan dulu, gitu ya, untuk material yang akan disampaikannya seperti itu. Kalau misalnya dari TV yang gundasan dirinya, apa incasinya maksudnya dari pembunuhan itu, gitu kan, dari SDM, itu bagaimana? Keterlibatannya muda langsung, atau memang ada masukkan atau data dari dibawahannya, gitu, seterus di analisa dulu, baru kebunda, gitu, atau dengan muda informasi muda, kita ini amaku yang detail itu, di terima aja, kita masih ada alurnya gimana? Biasanya sih, kita gini kan ada bagian rumah tanggayah. rumah tanggayah nge-check, nanti kemudian rumah tanggayah selain di-check rapport ke wadir, wadir nganakan demiknya, nanti apa namanya disampaikan bahwa ini harus diperbaiki, atau ini harus diberi, gitu kan. Bahkan nanti kita membuat paymentnya, payman pochar, kemudian saya itu nanti laparang lah, wadirnya ini kebunda, kita yang baru dia ajukan seperti itu. Kalau untuk alurnya. Kalau misalnya program-programnya sendiri, lepas di dukung untuk mengajukan program, jangka pendek, jangka panjang atau arjony itu, itu muda perlu datang. Kalau untuk yang urjian-urjian kami sayanya data, ini harus ada pelatihan, kan tiba-tiba gitu ya, kadang kalau ada pelatihan informasi, itu kan gak dari lama, harus tiba-tiba muncul, gitu kan kayak undangan-undangan. Nah, kalau pun misalnya di sini bundanya gak datang, gitu kan kita bisa bayi puan, itu. Buat ini gimana? Dia dapatkan datang dari bunda, oh iudah itu harus, itu penting ya, berarti berangkat, seperti itu. Kalau bundasi, memang kalau untuk program-program, memang sangat mendukungnya, kalau misalnya itu untuk kebaikan lah, yang berubungan dengan kreditasi, pasir bunda langsung, itu ikut, itu. Nah, bahkan kita itu banyak yang dibiyahin dari sini juga ya, contoh hanya ketika kemarin kita melakukan pelatihan pokerti, itu sampai 5 orang, gitu kan ya, itu semuanya ditanggung dari kampus, gitu. Beketukun ketika ada yang keluar, gitu kan ya, contoh. Ini harus ada tugas luar, seperti pengawasku saat, gitu kan itu juga memikirkan, sampai sejauh itu, gitu kan. Ini bagaimana nanti di sana, pasti harus mendapatkan transport, gitu kan ya, nah itu seperti itu juga langsung sedih, ini kan sama beliau. Iya, gitu. Iya, gitu. Perlu data ring sih gak untuk mendukung kuputusannya bunda? Sebenernya bunda. Sebenernya bunda. Sebenernya bunda. Kalau seperti itu, richis sekali, jadi nanti itu udah gak liatkan. Ini, gitu kan, ini kira-kira berapa kan misalnya harga, gitu ya. Oh ini pengajuannya segini, ini bener-bener gak segini, gitu. Ada gak sih yang lebih murah, gitu ya. Karena kan biar semuanya tuh bisa kebeli, gitu kan. Nah, kalau misalnya data data yang lainnya pasti richis, ibu, gitu kan. Jangan sampai nanti kita pengajuannya apa, gak diliat itu gak mungkin pasti sudah selalu liat dengan detail. Tapi kalau misalnya untuk kaitan di, nah, untuk payah lah korangnya, dikadi kan, penajaran, terus harus bersuai dengan standartnya, dosa harus majar berapa. Eh, kalau misalnya lebih atau korangnya, penelitian itu di monitor atau gak boleh. Di monitor sih. Karena kan gak boleh ya, benda-benda. Tapi memang lebih sedikit sih. Pada misalnya sedikit, ya. Kalau secara ini, tetap sih benda ini kan ya, lebih ketika misalnya, oh ini benda, ini korang dosanya, gitu kan ya harus nambah lagi, ya, benda juga kan, akan berfikir lagi lebih keras, gitu kan? Ujung-ujungnya kita kan agak ditasih ya, buyan. Kita mungkin ingin agak ditasihnya, kan lebih baik lagi, lebih baik lagi, gitu kan. Seperti itu, gitu. Jadi kalau misalnya penelitian pengapin sama ayah, sama yang gak apa-apa harus selesai standart, tapi di doang itu kan lebih, lebih nya, gitu ya. Kamu misalnya, oh ini gitu kan ya, mau penelitian harus dipablias, gitu. Nah itu juga sama silih biaya ini, dari sini juga, gitu. Pabliasnya ini harus lebih dari itu, gitu. Benda nya ngedorong-odorong, kita yang mau buat juga kan, mungkin begitu semangat, gitu ya. Kalau kerja sama dengan luar, kalau kerja sama dengan luar, udah banyak juga sih. Kamu misalnya kalau untuk di professi sendiri, atau di lahan beratek yang lain, yang wahana beratek, memang kita banyak kerja sama-nya. Cuman untuk yang internasional ini, yang ini memang agak keselitan belum ada, gitu. Ya, sempat waktu itu, ada mau bekerja sama dengan negara, apa yang waktu itu malis ya, atau apa, gitu. Tapi memang masih terkendala, gini. Jadi belum ada pengaplikasian kesana. Lu pernah sih ada dengan siapa, gitu. Ya tetapkan tidak dipergunakan, maksudnya itu tidak ada kebedaanan di sana, gitu kan. Jadi nya ada kerja sama, tetapi tidak dimanfaatkan. Karena tidak nyambung, gitu. Jadi kalau misalnya dari kendala pahajaran, pelitian-pelitian, atau penelitian, itu kan lebih kayak kerja sama-nya, dia harus internasionalnya, itu penerapannya belum, waktu itu kita udah, udah liat-liat, udah ada, gitu kan. Nah, betul-betul lebih penerapannya ya. Tapi kalau misalnya adalah sisi lain, kendalanya, kendalanya, dari dosennya sendiri kan, dari sarapan-parapan, kalau dosennya sendiri sih, memang disini kan ada suruh pura dan suruh pura lia. Nah, tapi kalau untuk pemenuhan tadi, kaya beka disini memang, semuanya terpenuhi yang huyan. Nah, kalau untuk yang pubis juga ya, untuk beberapa tahun ke belakang, memang kita sudah mulai semuanya pubis ke minimanya sinta, gitu ya. Sinta, lima, kalau nggak salah itu semuanya sudah. Cuman, kalau untuk yang internasional ini, memang belum banyak, gitu, baru ada berapa ya. Buat gitu, kalau nggak salah itu yang internasionalnya. Kalau pengab dia, itu hakinya. Ya, hakinya itu berjalan. Itu alhamdulillah, untuk beberapa tahun ke belakang ya, buat tahun, kalau nggak apa-apa, tiga tahun ke belakang itu, sudah mulai kita menghakikan, memang ke banyak sih semuanya dosen juga diminta untuk mencapai itu, gitu ya. Karena memang untuk persiapan kami juga sih, ketika nanti mau agak ditasih. Iya, gitu. Kalau siang dos itu, gitu, bukan dalam ga sih? Siang dos. Siang dos, pengurusan. Nah, nah, nah, nah. Kadang diasanya, bu, yang terkendalanya itu, kita sudah mengajukan sesuai dengan aturan yang sekarang, gitu kan ya. Kemudian kita masukkan, ternyata aturan berubah. Kadang, gitu kan, kita ini udah betul, udah sama nih antara orang yang ada yang yang sama-sama diajukan, tetapi mungkin, beda, itu peluatan yang kan, gitu. Jadi yang ini loh, sih ini nggak khobisa, gitu kan. Padahal itu sama-sama mengajukan di hari yang sama. Ini yang-ini agak lama terkendalah. Lumpen lagi nanti, manternain senyalah apa, gitu kan, adanya sih lebih karakter nisi yang, gitu kan. Bekerja apa, saranaknya ke rumah, apa komunikasinya, kan juga ya. Kalau untuk komunikasi, kesusiannya sendiri sih, nggak ada masalah, gitu ya. Cuman ketika-kita, ketika sistem yang gitu, ketika sistemnya, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke , ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke... ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, ke, tapi kepada pemburu sana silab model ke 1,2 ya, 2 tahun, 2 tahun dia harus itu. Kalau itu sekarang sekarang dan beberapa ya, 2 tahun ke belakang juga mungkin buu kita ya karena salah, akan ditasi dulu, kita berkaca disana, juga, akhirnya ya.. harus mencapai, kita kan baru mengikut ke sana, tapi sebelumnya, memang kami juga bagaib Uhh bentuk gitu, contoh halnya, seperti saya, apun ketika waktu itu sebelum ke a gitu, perceive nya memang terus, karena tidak terurus gitu kan setelah itu mulai terbuka, gitu kan ya banyak informasi yang tidak dapatkan sama kami, akhirnya, kita pun berprasihnya, dari mulai AA, itu harus kelektor itu begini, gitu kan ya, itu sudah mulai-mengikuti, kayak itu, besok bunuh ngedukung gitu ya, oh, mendukung banget, kalau itu karena kita memang dipus, gitu ya, cuma ya apa namanya, uhh.. contoh ketika kita ini sekarang, mau lektor gitu ya, kemalah itu harus mengikuti pekarti dulu pada sebelumnya, kita sudah, tetapi, karena sudah ada luarsa, akhirnya, ngikut kembali gitu kan, itu sih gue, ya, udah, gue pergi jubila, apa berapa gitu, karena, ya, kalau kendalanya sih, mungkin lebih ke arah sistem, ya, dulu, ya, betul, pernah tuh, saya juga sudah mengituti pelatikan AA, pekarti sampai dengan AA gitu ya, tetapi, karena waktu itu, enggak, kemasukan, apa gitu, karena akhirnya, sudah jadi terima lagi gitu, jadi harus, mulai lagi dari pemimpin. Nah, udah, udah, udah, udah, udah, udah, udah, udah, udah, udah, udah, udah, udah, udah, udah, udah, udah, udah, udah, udah, udah, udah, udah. udah psychological udah, udah, udah, udah, udah, udah, extraordin, udah, udah, udah, udah, udah typone, udah typone, udah, udah typone, udah typone, udah typone, udah typone, udah typone, udah typone, udah typone, apa namanya pokoknya kalau kata benda ini ini nggak itu lebih enak lah gitu kalau untuk serah kait dengan aturan seperti itu gitu ya kubijakan kalau misalnya menurut ibu sendiri dia pernah pake apa sih yang dibangin dari gondak yang dibangin sama peningatan dosa nih apa yang sebenarnya di kalau mau gitu ya kalau keinginan bundas ya memang semuanya juga kan ikut berkembang ya bukan hanya yang suruktural, yang surukur aku ya ingin ya kalau dosen sih memang sudah terperduhi gitu ya nah kemudian ya itu lah bunda memang semuanya ingin maju bunda juga sedang berusaha gitu kan seperti halnya sekarang tuh pekartikan yang memang kita lagi di dinsar kan itu kemaren ada apa namanya informasi terkait dengan pekart itu bisa dikuti oleh dosen dosen dari kita juga yang suruktural lainnya ya bunda juga kan dukung gitu dan memang tadi juga serah rapat itu mengbicarakan terkait dengan pekartikan ya harus ikut gitu betul pokoknya di dukung di dukung ya ya gaknya sesuai apa situasi gitu betul kalau hal-hal yang pas siap seperti itu gitu ya bunda cepat sih saya ini harusnya ikut gitu ada ini bunda ya ya kalau kondala juga ikut serta juga tis dimonitor setiap kondalanya udah terasa terasa terasa mendatanya peluasih ini udah sejuh mana ada ngasih programnya misalnya gak jalan-jalan gitu kondalanya itu mungkin besar banget itu gimana responnya bunda apa ya kalau yang gak sampai ini sih kayaknya yang besar mengenggar ibu ya ada pokoknya udah jalanin gitu ya hasilnya apa ya udah di dimaduh ya ya ya udah nanti tahun Italy ada yang kurang put paling sambil nanya ya hasilnya terasa terasa terasa